PELUANG
- Kaidah Pencacahan, Permutasi dan Kombinasi
- Kaidah Pencacahan
Apabila peristiwa pertama dapat terjadi dalam p cara berbeda, peristiwa kedua q cara berbeda, peristiwa ketiga r cara berbeda, dan seterusnya, maka banyaknya cara yang berbeda terhadap rangkaian berurutan seperti itu adalah = p x q r x ..
- Faktorial
Perkalian n bilangan asli pertama disebut n faktorial, dinotasikan dengan n!
n! = 1 x 2 x 3 x 4 x …. x (n – 1) x n
atau n! = n x (n – 1) x (n – 2) x ….. x 4 x 3 x 2 x 1
- Permutasi
Cara menempatkan n buah unsur ke dalam r tempat yang tersedia dengan urutan diperhatikan disebut permutasi r unsur dari n unsur(r ≤ n) yang dinotasikan dengan nPr atau P(n,r) atauatau Pn,r
- Banyaknya permutasi n unsur berbeda disusun n unsur(seluruhnya) adalah : P = n!
- Banyaknya Permutasi yang
dapat disusun dari n anggota suatu himpunan diambil r unsur anggota pada
satu saat adalah :
- Banyaknya permutasi jika ada
beberapa elemen/unsur yang sama adalah :
- Banyaknya permutasi siklis
adalah permutasi yang disusun secara melingkar dengan memperhatikan
urutannya(arah putarannya) adalah :
P = (n – 1)!
- Kombinasi
Cara menempatkan n buah unsur ke dalam r tempat yang tersedia dengan urutan tidak diperhatikan
disebut Kombinasi r unsur dari n unsur(r ≤ n) yang dinotasikan dengan nCr atau C(n,r) atauatau Cn,r
Kombinasi n unsur berbeda disusun r unsur dirumuskan :
- Binomial Newton
- Peluang Suatu Kejadian
- Dalam suatu percobaan :
§ Semua hasil yang mungkin disebut ruang sampel
§ Setiap anggota dalam ruang sampel disebut titik sampel
§ Hasil yang diharapkan disebut kejadian
Definisi
Peluang
Peluang kejadian A dinotasikan dengan P(A) adalah perbandingan banyaknya hasil kejadian A dinotasikan n(A)
terhadap banyaknya semua hasil yang mungkin dinotasikan dengan n(S) dalam suatu percobaan.
Kisaran nilai peluang suatu kejadian A adalah 0 ≤ P(A) ≤ 1.
Jika P(A) = 0 disebut kemustahilan dan P(A) = 1 disebut kepastian
Peluang kejadian A dinotasikan dengan P(A) adalah perbandingan banyaknya hasil kejadian A dinotasikan n(A)
terhadap banyaknya semua hasil yang mungkin dinotasikan dengan n(S) dalam suatu percobaan.
Kisaran nilai peluang suatu kejadian A adalah 0 ≤ P(A) ≤ 1.
Jika P(A) = 0 disebut kemustahilan dan P(A) = 1 disebut kepastian
Frekuensi
Harapan
Frekuensi Harapan kejadian A adalah banyaknya kejadian A yang diharapkan dalam beberapa kali percobaan
Jika percobaan dilakukan sebanyak n kali maka frekuensi harapan kejadian A dirumuskan : Fh(A) = n x P(A)
Frekuensi Harapan kejadian A adalah banyaknya kejadian A yang diharapkan dalam beberapa kali percobaan
Jika percobaan dilakukan sebanyak n kali maka frekuensi harapan kejadian A dirumuskan : Fh(A) = n x P(A)
Peluang
Komplemen Suatu Kejadian
Jika Ac kejadian selain A, maka P(A)c = 1 – P(A) atau
P(A)c + P(A) = 1
P(A)c = peluang komplemen kejadian A atau peluang kejadian selain kejadian A
Jika Ac kejadian selain A, maka P(A)c = 1 – P(A) atau
P(A)c + P(A) = 1
P(A)c = peluang komplemen kejadian A atau peluang kejadian selain kejadian A
Kejadian
Majemuk
Untuk
sembarang kejadian A atau B berlaku : 
Jika
Besarnya peluang dua kejadian saling lepas(asing) adalah :
Peluang
dua kejadian saling bebas
Bila kejadian A tidak mempengaruhi terjadinya B dan sebaliknya, maka kejadian semacam ini disebut dua kejadian saling bebas
Peluang dua kejadian saling bebas dirumuskan :
Bila kejadian A tidak mempengaruhi terjadinya B dan sebaliknya, maka kejadian semacam ini disebut dua kejadian saling bebas
Peluang dua kejadian saling bebas dirumuskan :
Peluang
dua kejadian tak bebas(bersyarat/bergantungan)
Apabila kejadian kedua(B) adalah kejadian setelah terjadinya kejadian pertama A, dinotasikan (B/A),
maka dua kejadian tersebut merupakan dua kejadian tak bebas(bersyarat)
Peluang dua kejadian tak bebas dirumuskan :
Apabila kejadian kedua(B) adalah kejadian setelah terjadinya kejadian pertama A, dinotasikan (B/A),
maka dua kejadian tersebut merupakan dua kejadian tak bebas(bersyarat)
Peluang dua kejadian tak bebas dirumuskan :
CONTOH
SOAL DAN PEMBAHASAN
1. Seorang
sekretaris ingin menyusun 6 buah
bukulaporan semesteran dan 3 buah
buku laporan tahunan dalam satu rak berjajar. Setiap jenis buku
laporan harus berdekatan. Berapa banyak cara sekretaris tersebut menyusun
buku ?
2. Sebanyak
6 orang akan membeli tiket tanda
masuksebuah pertunjukkan secara bersa-maan.
Jika hanyatersedia sebuah loket pembelian
tiket, maka berapakonfigurasi antrian yang
mungkin dapat terjadi.
3. Ada
berapa cara untuk memilih seorang pemenang
pertama, seorang pemenang kedua dan seorang
pemenang ketiga dari sebuah kontes yang diikuti
oleh 100 kontestan?
4. Empat
tim bulu tangkis ganda disusun
darisejumlah 8 pemain. Tentukan banyaknya
konfigurasi yang mungkin, jika setiap
pemain hanya bermain pada satu tim?
5. Sebanyak
50 orang turis manca negara ingin
mengunjungi sebuah pulau dengan menggunakan jalur udara.
Jika hanya tersedia sebuah pesawat dengan kapasitas 10
penumpang yang menuju pulau tersebut, ada berapa
formasi penerbangan para turis tersebut?
6. Ruang sampel
menyatakan populasi orang dewasa yang tamat SMU di suatu kota tertentu
dikelompokkan menurut jenis kelamin dan status bekerja pada tabel:
dikelompokkan menurut jenis kelamin dan status bekerja pada tabel:
Gender
Bekerja Menanggur Jumlah
Laki – laki 670 130 800
Perempuan 130 270 400
Total 800 400 1200
Laki – laki 670 130 800
Perempuan 130 270 400
Total 800 400 1200
Ada 36 orang dengan status bekerja
dan 12 orang menganggur merupakan anggota koperasi.
- Berapa probabilitas orang yang terpilih ternyata anggota koperasi?
- Berapa probabilitas anggota yang bekerja?
- Berapa probabilitas anggota koperasi yang menanggur?
- Berapa probabilitas orang yang terpilih ternyata anggota koperasi?
- Berapa probabilitas anggota yang bekerja?
- Berapa probabilitas anggota koperasi yang menanggur?
JAWAB
1.) Diket : Menyusun 6 buah buku
lap. semester dan 3 buah buku lap. tahunan dan
letaknya harus berjajar.
Ditanya : Banyak cara menyusun buku ?
Jawab :
2 ( 6! 3! )
= 2 ( 720 x 6 )
= 2 (4320)
= 8640 Cara
letaknya harus berjajar.
Ditanya : Banyak cara menyusun buku ?
Jawab :
2 ( 6! 3! )
= 2 ( 720 x 6 )
= 2 (4320)
= 8640 Cara
2.) Diket : Sebanyak 6 orang membeli
tiket secara bersamaan dalam 1 loket
Ditanya : Konfigurasi antrian?
Jawab :
6! = ( 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1 )
= 720 konfigurasi antrian
Ditanya : Konfigurasi antrian?
Jawab :
6! = ( 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1 )
= 720 konfigurasi antrian
3.) Diket : Memilih pemenang
pertama, kedua, dan ketiga dalam
sebuah kontes
Ditanya : Cara memilih ketiga pemenang di mana peserta berjumlah 100
orang
Jawab :
3p100 = 100 x 99 x 98
= 970200 Cara
sebuah kontes
Ditanya : Cara memilih ketiga pemenang di mana peserta berjumlah 100
orang
Jawab :
3p100 = 100 x 99 x 98
= 970200 Cara
4.) Diket : Sejumlah 4 tim
bulutangkis ganda disusun dari sejumlah 8 pemain
Ditanya : Konfigurasi jika pemain hanya bermain pada 1 tim ?
Jawab :
8! / 2! 2! 2! 2!
= 40320 / 8
= 5040 Konfigurasi
Ditanya : Konfigurasi jika pemain hanya bermain pada 1 tim ?
Jawab :
8! / 2! 2! 2! 2!
= 40320 / 8
= 5040 Konfigurasi
5.) Diket : 50 turis ingin
mengunjungi pulau lewat jalur udara.
Tetapi hanya ada 1 buah pesawat dan hanya bisa menampung 10
orang.
Ditanya : Berapa formasi penerbangan para turis ?
Jawab :
5! = ( 5 x 4 x 3 x 2 x 1)
= 120 formasi
Tetapi hanya ada 1 buah pesawat dan hanya bisa menampung 10
orang.
Ditanya : Berapa formasi penerbangan para turis ?
Jawab :
5! = ( 5 x 4 x 3 x 2 x 1)
= 120 formasi
6.) Diket :
36 Bekerja dan 12 menganggur dan
merupakan anggota koperasi
Jenis Kelamin
|
Bekerja
|
Menganggur
|
Jumlah
|
Laki – laki
Perempuan
Total
|
670
130
800
|
130
270
400
|
800
400
1200
|
Ditanya :
a. Probabilitas orang yang terpilih jadi anggota koperasi ?
b. Probabilitas anggota koperasi yang bekerja ?
c. Probabilitas anggota koperasi yang menganggur ?
a. Probabilitas orang yang terpilih jadi anggota koperasi ?
b. Probabilitas anggota koperasi yang bekerja ?
c. Probabilitas anggota koperasi yang menganggur ?
Jawab :
a.) Probabilitas orang yang terpilih jadi anggota koperasi
= ( 36 + 12 ) / 1200
= 4 %
b.) Probabilitas anggota koperasi yang bekerja
= 36 / 800
= 4,5 %
c.) Probabilitas anggota koperasi yang menganggur
= 12 / 400
= 3 %
a.) Probabilitas orang yang terpilih jadi anggota koperasi
= ( 36 + 12 ) / 1200
= 4 %
b.) Probabilitas anggota koperasi yang bekerja
= 36 / 800
= 4,5 %
c.) Probabilitas anggota koperasi yang menganggur
= 12 / 400
= 3 %
Komentar
Posting Komentar